3 Macam Pembagian Zona Waktu di Indonesia dan Penjelasannya

Sekarang cobalah ingat-ingat kembali yang dimaksud peta dan globe! Bila kamu sudah mengingatnya, berarti kamu tahu bahwa bumi kita bulat seperti bola. Bumi selalu berputar pada porosnya atau disebut rotasi. Rotasi berakibat terjadinya siang dan malam. Bagian bumi yang terkena sinar matahari mengalami siang. Bagian yang tidak terkena sinar matahari mengalami malam. Selain itu, bumi juga melakukan gerakan mengelilingi matahari atau disebut revolusi.

3 Macam Pembagian Zona Waktu di Indonesia dan Penjelasannya


Tahukah kamu, sebenarnya bumi memiliki tiga garis khayal? Garis khayal tersebut dapat terlihat jelas dalam globe atau peta. Sekarang, mari kita lihat bersama yang dimaksud ketiga garis khayal tersebut.

1. Garis khatulistiwa/ekuator yaitu garis yang membagi bumi tepat di tengah wilayah utara dan selatan.

2. Garis lintang yaitu garis mendatar yang melingkari bumi. Garis lintang yang berada di sebelah atas khatulistiwa disebut garis lintang utara, sedangkan garis lintang yang berada di sebelah bawah khatulistiwa disebut garis lintang selatan.

3. Garis bujur/meridian yaitu garis yang ditarik dari kutub utara dan kutub selatan. Garis bujur 0o tepat melintasi Kota Greenwich, London, Inggris. Garis meridian pangkal atau (0 ) tersebut digunakan sebagai patokan waktu di seluruh dunia atau waktu internasional yang dikenal dengan nama waktu GMT (Greenwich Mean Time).

(Greenwich Mean Time).
Sekarang kita akan melihat pembagian waktu di Indonesia. Nah, untuk mencari perbedaan waktu perhatikan penjelasan berikut. Lama bumi berotasi adalah 24 jam (sehari semalam). Adapun sekali putaran bumi akan membentuk lingkaran penuh atau 360 , Sehingga setiap 1 jam bumi berputar dengan jarak 15  yaitu 360  : 24 = 15 . Dengan kata lain, setiap jarak 15  terjadi perbedaan waktu 1 jam. Nah, bagaimana perbedaan waktu di Indonesia? Seperti kamu ketahui, letak Indonesia secara astronomi adalah 6  LU–11  LS dan 95o BT–141  BT. Namun, untuk menentukan perbedaan waktu, kita cukup menggunakan garis bujur. Jadi, Indonesia yang terletak pada 95⁰  BT–141  BT artinya panjang rentang wilayah Indonesia 141  – 95  = 46  atau kurang lebih 3 × 15 . Dengan demikian, wilayah Indonesia lebih tepat dibagi menjadi tiga daerah waktu. Pembagian daerah waktu menjadi tiga bagian semakin diperkuat berdasarkan Keputusan Presiden No. 41/1987 yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 1988.

Adapun pembagian daerah waktu Indonesia adalah sebagai berikut.

1. Daerah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB)
Berpangkal pada garis bujur 105  BT, sehingga mempunyai selisih 7 jam lebih awal dari Greenwich (105  : 15  = 7). Daerah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Lebih spesifiknya lihat daftar di bawah ini.

  1. Provinsi Nangroe Aceh Darussalam
  2. Provinsi Sumatera Utara
  3. Provinsi Sumatera Barat
  4. Provinsi Riau
  5. Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)
  6. Provinsi Jambi
  7. Provinsi Sumatera Selatan
  8. Provinsi Lampung
  9. Provinsi Bangka Belitung
  10. Provinsi Bengkulu
  11. Provinsi DKI Jakarta
  12. Provinsi Jawa Barat
  13. Provinsi Banten
  14. Provinsi Jawa Tengah
  15. Provinsi DI Yogyakarta
  16. Provinsi Jawa Timur
  17. Provinsi Kalimantan Barat
  18. Provinsi Kalimantan Tengah

2. Daerah Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA)
Berpangkal dari garis bujur 120  BT, sehingga mempunyai selisih 8 jam lebih awal dari Greenwich (120  : 15  = 8). Daerah Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA) meliputi wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB, NTT, dan Sulawesi.

Lebih spesifiknya  lihat daftar di bawah ini.

  1. Provinsi Kalimantan Utara
  2. Provinsi Kalimantan Timur
  3. Provinsi Kalimantan Selatan
  4. Provinsi Bali
  5. Provinsi Nusa Tenggara Barat
  6. Provinsi Nusa Tenggara Timur
  7. Provinsi Sulawesi Barat
  8. Provinsi Sulawesi Tengah
  9. Provinsi Sulawesi Selatan
  10. Provinsi Sulawesi Tenggara
  11. Provinsi Sulawesi Utara
  12. Provinsi Gorontalo

3. Daerah Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT)

Berpangkal pada garis bujur 135 BT, sehingga mempunyai selisih 9 jam lebih awal dari Greenwich (135  : 15 = 9). Daerah Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) meliputi Maluku, Maluku Utara, Irian Jaya Barat, dan Papua. meliputi:

  1. Provinsi Maluku
  2. Provinsi Maluku Utara
  3. Provinsi Papua
  4. Provinsi Papua Barat